Masih Terlalu Banyak Toleransi Yang Diterima Para Koruptor

Masih Terlalu Banyak Toleransi Yang Diterima Para Koruptor

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Selasa, 26 Nov 2013 16:04 WIB
Jakarta - Pengentasan korupsi di Indonesia seperti tidak ada habisnya. Setiap hari ada saja koruptor yang ditangkap dan diproses oleh KPK. Sayangnya, penangkapan ini dinilai belum cukup karena masih cukup banyak toleransi yang diterima para koruptor.

"Para koruptor masih mendapatkan banyak kemudahan, toleransi," kata Sekjen TII, Dadang Trisasongko di kantor TII, Jalan Senayan Bawah, Rawa Barat, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2013).

Menurut Dadang, hal inilah yang membuat koruptor di Indonesia belum juga jera. Selain itu langkah pemiskinan dengan aset-aset kekayaannya juga belum maksimal dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelacakan asetnya, yang kasus-kasusnya sudah lama ini buktinya sudah susah ditemukan. Century itu misalnya sudah susah karena sudah dihilangkan semua juga pasti. Paling bisa ya lewat UU Pencucian Uang," lanjutnya.

Karena itu, ia menilai seharusnya ada kerjasama antara aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus korupsi. Pelacakaan aset-aset yang diduga terkait dengan kasus korupsi serta perbaikan sistem sistem penegakan hukum adalah instrumen penting membuat para koruptor jera.

"Jadi tidak hanya sebatas program pemberantasan korupsi saja. Misalnya, daripada hukuman mati mending ditegakkan hukuman seumur hidupnya," pungkasnya.

(mnb/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads