Jatim Berpotensi Hujan Petir

Jatim Berpotensi Hujan Petir

- detikNews
Senin, 22 Nov 2004 22:50 WIB
Surabaya - Masyarakat Jawa Timur (Jatim) khususnya di bagian barat seperti Nganjuk, Kediri, Jombang, Bojonegoro diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya, di kawasan itu sangat berpotensi terjadi hujan deras disertai petir dan guntur serta angin kencang dengan kecepatan 50-60 km/jam.Demikian dikatakan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Maritim Perak II Surabaya Edi Waluyo S Ah MG saat dihubungi wartawan, Senin (22/11/2004). Menurut Edi, kajian data cuaca dan pantauan citra satelit menunjukan adanya badai Bento dari sebelah selatan India yang bergerak menuju ke Sumatera dengan posisi 8 derajat Lintang Selatan (LS) dan 78 derajat Lintang Barat (LB) dan Badai Mu'ifa yang masih aktif. Sehingga menyebabkan terbentuknya awan Columus Nimbus (CN) dengan warna hitam gelap dan hujan deras yang disertai angin kencang, petir dan guntur.Masyarakat Surabaya dan sekitarnya perlu waspada, khususnya kawasan Jatim bagian barat. Jika ada gumpalan awan gelap yang berarti pertanda cuaca buruk, dianjurkan menjauhi pohon-pohon tua, papan reklame dan tempat-tempat luas seperti lapangan."Sekarang ini Surabaya diprediksi akan timbul awan CB dimana pada sore hari terjadi hujan secara sporadis. Untuk kawasan Surabaya Selatan dengan curah hujan 1500-1800 mm dan Surabaya Barat diperkirakan hujan cukup lebat dengan curah hujan 1900-2700 mm,"jelasnya.Musim hujan, kata Edi, di Jatim musim muson barat yang berdampak terjadinya badai-badai di pesisir selatan Pulau Jawa. Keaadaan ini berpotensi terjadi badai tropis di daerah-daerah yang ada pasang laut pada tengah malam yaitu Surabaya Utara dan Timur."Kami meminta kepada pihak-pihak terkait khususnya Dinas Penanggulangan Banjir tetap waspada terhadap terjadinya pasang laut. Jangan sampai tanggul-tanggul di Medokan Semampir jebol, sehingga akan menimbulkan banjir," tegasnya.Sementara, hujan yang deras namun tidak berlangsung lama di surabaya, Senin (22/11/2004) sore menumbangkan sejumlah pohon di ruas jalan. Di Jl. Raya Gubeng Surabaya, pohon Sono tumbang dan menimpa seorang pengendara sepeda motor. Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.Selain itu, tanggul sungai Jagir Surabaya yang longsor beberapa hari lalu di kawasan Kel Medokan Semampir dan di Jl Panjang Jiwo mulai ada perbaikan. Sejumlah alat berat telah didatangkan. Longsornya tanggul itu sempat membuat warga di sekitar tanggul khawatir. Mereka takut jika tidak ada penanganan serius dan curah hujan tinggi serta air laut pasang, air sungai akan meluap ke pemukiman penduduk. (rif/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads