Korban adalah Apriandi (19) yang mengalami luka robek di dahi, Fauzan (19) mengalami luka tusuk di paha kirinya. Keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Seni dan Desain yang dirawat di RS Haji, Jalan Daeng Ngeppe.
Dua mahasiswa lainnya berasal dari Fakultas Teknik yakni Asrul Rollah (21) yang terkena anakpanah di betis kanannya dan Andi Ridwan mahasiswa Teknik Elektronika yang mengalami luka tusuk akibat terkena
ketapel panah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga mengamankan 7 mahasiswa yakni Abrar (22), Alim (20), Usman (20), Dirga (19), Jumadil (19), Imran (20) dan Ismail (20). Dalam saku salah satu mahasiswa ini diamankan tiga anak panah. Mereka dibawa ke Polrestabes Makassar.
Sekitar pukul 18.15 Wita, situasi kampus yang dulu bernama
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Ujungpandang ini sudah kondusif.
Tawuran ini dipicu dendam lama antar 2 fakultas yang sudah kesumat
sejak lama. Tiga pekan lalu, Kamis dini hari (7/11), bentrokan serupa
terjadi di kampus UNM Gunungsari yang berujung pembakaran gedung Pusat Sarana Belajar yang dijadikan sekretariat 14 Unit Kegiatan Mahasiswa(UKM).
Pada 11 Oktober 2012, dua mahasiswa UNM, Rezki Munandar (23) dan Heryanto (23), tewas ditikam di dalam kompleks RS Haji.
Insiden penikaman ini terjadi saat kedua kelompok massa mahasiswa ini bertemu di rumah sakit, sesaat setelah mereka bentrok di
kampusnya yang lokasinya sekitar 2 kilometer ini.
Arlam, sang pelaku penusukan kini mendekam di Lapas Makassar setelah divonis penjara seumur hidup oleh Majelis Hukum Pengadilan Negeri Makassar, 16 Mei 2013 lalu.
(mna/fdn)











































