Begini Kondisi Proyek JLNT Sekarang, Bisa Rampung Mid-Desember?

Begini Kondisi Proyek JLNT Sekarang, Bisa Rampung Mid-Desember?

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Senin, 25 Nov 2013 19:26 WIB
Begini Kondisi Proyek JLNT Sekarang, Bisa Rampung Mid-Desember?
Kondisi JLNT hari ini (Taufan/ detikcom)
Jakarta - Jembatan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang kembali disorot usai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan JLNT dapat dilewati pertengahan Desember. Menilik dalam pengerjaan JLNT, masih tanda tanya apakah pertengahan Desember kendaraan dapat melewati jembatan layang itu.

Melayangkan pandangan ke setiap sisi pengerjaan JLNT, kurang lebih 1km terlihat para pekerja sibuk lalu lalang melakukan tugasnya masing-masing. Meratakan segment, memasang parapet (tembok pembatas), Pemasangan stekrebar (pemasangan besi buat memperkokoh beton) menjadi pemandangan yang dapat terlihat di antara pier 57 hingga pier 75 JLNT Kp Melayu-Tn Abang yang sepanjang 800 meter.

Menanggapi pengerjaan JLNT yang ditargetkan dapat usai pertengahan Desember 2013, pekerja proyek JLNT, Wahyu (31), pesimis proyek dapat usai cepat. Menurutnya, proses pengerjaan ini lama sekali tidak secepat itu.

"Selesai akhir tahun itu masih tanda tanya," kata Wahyu, di JLNT jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2013).

Menurut pria asal Indramayu ini, buat memasang expansion joint (sambungan per tiang) memakan waktu yang diperkirakan sekitar 2 minggu. Dan perubahan gambar dalam pemasangan expansion joint juga menjadi kendala, perencanaan di awal ternyata sempat salah dan mengakibatkan pemasangan harus ditunda.

"Jadi antar konsultan sama kontraktor mungkin awalnya beda pendapat gitu, jadi gambar sempat dirubah-rubah," jelasnya.

Untuk mempercepat pengerjaan JLNT dilakukan 2 shift tugas kerja untuk pekerja. Dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB dilanjut pukul 19.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. "Misal diminta kerja full 'wani piro?'," candanya sambil bekerja.

Sependapat dengan Wahyu, sesama pekerja proyek JLNT, Yanto (47), juga menilai pengerjaan JLNT ini memang masih diragukan usai cepat. Namun dirinya tetap berusaha optimis.

"Yang lama ni penyambungan setiap tiang, Ya kira-kira kurang lebih bisa seminggu. Nggak tahu nih bisa sampai akhir tahun apa nggak, yang penting optimis dulu," terang Yanto.

Yanto menuturkan, pengerjaan yang belum selesai itu dari pier 57 hingga pier 75, ya pengerjaan masih 30-50 persen. Selain pier 57 hingga pier 75, sudah selesai 100 persen pengerjaan.

"JLNT itu dari pier 1 sampai 77, dari pier 1 sampai 56  udah 100 persen selesai sudah di aspal, cuma belum pemasangan Penerangan jalan Umum (PJU), cuma masih tiang-tiang aja belum ada lampunya," terangnya

Meski pengerjaan masih tanda tanya dapat terselesaikan sampai pertengahan Desember, namun para pekerja proyek JLNT ini tidak luntur semangatnya untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai. "Pak Jokowi saja optimis kenapa kita tidak," tegasnya.

(fan/gah)


Berita Terkait