KY Minta Kasus Perusakan Pengadilan Negeri Depok Diusut Tuntas

KY Minta Kasus Perusakan Pengadilan Negeri Depok Diusut Tuntas

Rivki - detikNews
Senin, 25 Nov 2013 18:42 WIB
Dampak PN Depok diserbu massa
Jakarta - Kasus perusakan Pengadilan Negeri Depok (PN Depok) sampai saat ini belum juga dilimpahkan ke pengadilan. Atas hal ini, Komisi Yudisial (KY) meminta polisi dan kejaksaan bergerak cepat.

"Saya nanti akan cek ke bagian advokasi apakah memang ini jalan di tempat atau tidak," kata Komisioner KY Taufikurrahman Sahuri saat dihubungi detikcom, Senin (25/11/2013).

Menurutnya, kasus pengerusakan PN Depok mencederai dunia peradilan Indonesia. Apalagi, pelaku yang bernama berasal dari ormas terkemuka yaitu Pemuda Pancasila (PP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Maka dari itu, ini harus diproses secara hukum, harus ditindak tegas," tuturnya.

Kasus pengerusakan ini terjadi 17 September 2013. Massa PP mendatangi PN Depok sekitar pukul 09.00 WIB. Massa yang lepas kendali lalu merusak fasilitas pengadilan. Massa merangsek masuk, memukul pintu kaca dengan tangan dan kursi. Pintu pimpinan PN ikut dirusak massa PP. Mahkamah Agung (MA) juga mendesak agar pelaku ditindak tegas.

(rvk/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini