Baku tembak antara polisi dengan pelaku kejahatan di Jalan TB Simatupang itu terjadi pada Senin (25/11/2013) pukul 11.30 WIB. Dua pelaku pencurian motor menghindari lima petugas kepolisian yang mengejar mereka di sepanjang jalan, serta membuat pemakai jalan terkaget-kaget.
"Awal mula kejadian di depan gedung Mega Warna, di samping proyek Wika, Kejadian jam 11.30 WIB," ujar Ronny, warga kebagusan yang melihat langsung aksi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai di jembatan penyeberangan, si pelakunya naik. Langsung lah dikejar sama buser. Sebelumnya di tangga buser juga sudah mengeluarkan 2 kali tembakan peringatan," jelas Ronny.
Aksi kejar-kejaran ala film action tersebut rupanya tak berhenti disitu. Mendengar polisi mengeluarkan tembakan, kedua pelaku tersebut juga ikut mengeluarkan senjata apinya sehingga terjadilah aksi baku tembak di atas jembatan penyeberangan itu.
"Kaca gedung PHE Tower lantai 7 kena tembakan juga. Nggak tahu berasal dari tembakan siapa, polisi atau pelakunya," papar Ronny.
Kejar-kejaran tersebut rupanya berlanjut sampai ke seberang jembatan. Walau sudah dikepung, pelaku bisa melarikan diri. Total ada 5 tim buser yang mengejar 2 pelaku.
"Karena mereka lari-larian lawan arah, otomatis motor dan mobil pada berhenti, bingung pada ngapain. Salah satu pelaku malah masih megang beceng (senjata api) di tangannya sambil lari-lari. Terus dibawah kolong flyover, ada bunyi tembakan lagi 2 kali. Setelah itu nggak tahu lagi mereka kemana," kata Ronny.
Menurut kesaksian warga yang melihat, pengejaran tersebut diketahui hingga ke gardu listrik yang ada di Lenteng Agung. Setelah itu mereka tidak mengetahui bagaimana nasib kedua pelaku apas tersebut.
(rii/ndr)










































