"Tidak ada saingan, karena memang tidak saling bersaing," kata Anis Matta usai menjadi pembicara Dialog Kebangsaan Mencari Pemimpin Indonesia dari Kampus Untuk Indonesia di gedung Prof Soedarto Undip Semarang, Senin (25/11/2013).
Menanggapi kabar yang menyebutkan Anis Matta dan Tifatul Sembiring merupakan kandidat terkuat, Anis kembali menegaskan tidak ada persaingan karena semua yang menentukan adalah seluruh kader di Indonesia termasuk dari level grassroot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden PKS itu menambahkan, Pemira tersebut merupakan bentuk akomodasi atas tuntutan kader agar segera menetapkan Capres 2014 dari PKS. Dipilihnya Pemira, lanjut Anis, agar seluruh kader PKS di seluruh Indonesia bisa menentukan siapa yang layak maju Capres.
"Jadi sekarang memang ada tuntutan kuat dari grassroot khususnya kader agar partai segera menetapkan capresnya. Kita mengakomodasi tuntutan ini, bentuknya bukan konvensi, tapi Pemira, Pemilihan Raya," tegas Anis.
Pemilu Raya diputuskan di Election Update ke-3 PKS di Jakarta pada 21 November lalu. Ada 22 kandidat capres PKS yang siap bertarung terbuka. Sedangkan 5 orang yang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat adalah Presiden PKS Anis Matta, Ketua FPKS Hidayat Nurwahid, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dan Menkominfo Tifatul Sembiring.
(alg/van)











































