"Yang jelas keduanya masih muda, belum terlalu tua, umur 20 an sampai 30 an," ujar Febi, warga Kebagusan yang saat itu sedang duduk di pangkalan ojek di depan PHE Tower kepada detikcom, Senin (25/11/2013).
Peristiwa tembak menembak itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Dua pelaku diketahui sudah diintai reserse polisi, hingga disergap di lokasi. Namun mereka kabur dan meninggalkan motornya. Saat kabur itu mereka melepaskan tembakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau yang kedua orangnya kurus, tinggi, memakai celana panjang, memakai tas selempang warna cokelat, serta memakai baju kaos warna putih," paparnya.
Febi menambahkan, pada saat pengejaran, si pelaku jangkung masih memegang senjata di tangannya. Hal tersebut membuat beberapa pengguna jalan menjadi kaget, beberapa diantaranya menghentikan laju kendaraan mereka karena kaget dan kebingungan dengan peristiwa itu.
"Kalau buser yang ngejar itu ada 5 orang. Tapi saat turun dari jembatan penyeberangan mereka tidak mengeluarkan tembakan lagi. Mungkin khawatir pelurunya nyasar ke orang biasa," jelasnya.
Beruntung, dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa. Kerugian sementara yang terlihat adalah pecahnya salah satu kaca di lantai 7 gedung PHE Tower yang saat ini tampak telah diperbaiki.
Peristiwa baku tembak tersebut terjadi siang (25/11) ini pukul 11.30. Dua orang pelaku kejahatan terlihat saling berkejaran sambil mengeluarkan beberapa tembakan dengan 5 orang polisi melintasi jembatan penyeberangan di Jalan TB Simatupang Jaksel.
(rii/ndr)











































