Minta Penyisiran Dihentikan, Warga Bojong Datangi Mabes Polri
Senin, 22 Nov 2004 21:02 WIB
Jakarta -
Beberapa warga desa Bojong, Klapanunggal, Bogor malam ini Senin (22/11/2004) mendatangi Markas Besar Polri meminta agar Mabes Polri menghentikan penyisiran terhadap warga. Mereka datang pukul 19.00 WIB didampingi beberapa aktivis LSM dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Imparsial dan Komisi Untuk Orang Hilang dan Tertindas (Kontras). Kedatangan para korban ini ditemui oleh Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komisaris Jenderal Suyitno Landung.Usai melakukan pertemuan, salah seorang pengurus Kontras Indri kepada detikcom mengatakan bahwa pihak Mabes Polri berjanji untuk tidak melakukan penyisiran malam ini."Kami meminta agar polisi menghentikan penyisiran malam ini, dan dilakukan tindakan hukum terhadap mereka yang telah melakukan penganiayan dan penembakan. Suyitno Landung mengatakan, akan melakukan pengecekan ke lapangan," kata Indri.Selain itu, kata Indri, seperti yang dijanjikan Kapolri Jenderal Dai Bachtiar kepada jajaran DPR Komisi III, menjanjikan akan menarik pasukan malam ini dari Bojong. "Tadi Suyitno Landung juga menyatakan akan segera menarik polisi dari lokasi. Sebab warga sangat ketakutan malam ini. Banyak warga laki-laki yang takut keluar rumah, takut diculik," ujarnya.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































