Dalam Survei Barometer Nasional yang diadakan oleh Lembaga Penelitian Psikologi Universitas Indonesia (LPPsi-UI), International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Perkumpulan Prakarsa, dan Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D), diketahui kementerian mana saja yang paling tidak terasa kegiatannya oleh masyarakat.
Kementerian Pertanian disebut paling tidak memadai dalam melakukan program sosial dibandingkan dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Sosial. Hanya 39,8% responden yang menilai Kementrian Pertanian menyelenggarakan program sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu program sosial dari Kementerian Pertanian yang dikeluhkan oleh masyarakat adalah program subsidi pupuk. "Ada 58,9% responden yang menilai subsidi pupuk tidak sampai pada kebanyakan warga yang membutuhkan," kata pimpinan LPPsi-UI Bagus Takwin saat konferensi pers yang berlangsung di Kantor INFID Jl Jatipadang Raya Kav. 3 no 105 Pasar Minggu Jakarta Selatan, Minggu (24/11/2013).
Publik juga mengeluhkan sulitnya proses mengurus subsidi pupuk, pelaksanaan subsidi pupuk yang menyimpang dari aturan, serta penerimaan barang, jasa, dan uang terkait subsidi pupuk yang tidak sesuai dengan semestinya.
"Hal ini menjadi ironis karena negara kita kan seharusnya dikenal sebagai negara agraris," kata Direktur Perkumpulan Prakarsa Setyo Budiantoro yang juga hadir dalam konferensi pers tersebut.
Meski pada umumnya publik belum puas dengan program sosial dari kementerian-kementerian tersebut, Kementerian Kesehatan dinilai mempunyai program sosial yang paling dirasakan oleh warga. Sebanyak 72,6% responden mengaku merasakan program-program sosial yang diselenggarakan oleh kementerian tersebut.
Berikut peringkat kementerian beserta penilaian apakah kementerian tersebut menyelenggarakan program sosial di daerah responden berdasarkan hasil Survei Barometer Sosial:
1. Kementerian Kesehatan: 72,6%
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: 63,3%
3. Kementerian Sosial: 55,7%
4. Kementerian Pertanian: 39,8%
(mad/mad)










































