Jenazah Pilot Garuda Diotopsi di RSCM
Senin, 22 Nov 2004 20:45 WIB
Jakarta - Jenazah Sri Hardono, pilot Garuda yang meninggal saat menerbangkan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 501 jurusan Jakarta-Pontianak telah tiba di Jakarta, Senin (22/11/2004) malam. Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diotopsi. Ratna, salah satu keponakan Sri Hardono yang dihubungi detikcom di Jakarta Senin (22/11/2004) malam mengatakan, saat ini jenazah telah berada di RSCM. "Setelah diotopsi akan dibawa ke rumah duka. Tapi saya belum tahu kapan jenazah almarhum akan dibawa ke rumah duka, tapi yang jelas malam ini," katanya.Ratna menjelaskan, rencananya jenazah Sri Hardono akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir. "Menurut rencana jenazah akan diberangkatkan sekitar pukul 09.00 WIB dari rumah duka untuk dimakamkan di Tanah Kusir," kata Ratna.Alamarhum Sri Hardono, kata Ratna, meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Istri Sri Hardono bernama Ani Widiyastuti, sedangkan dua anak perempuannya bernama, Kartika Maharani dan Karina Novita Iriyani.Anak perempuan pertamanya Kartika saat tengah menyelesaikan studinya di Fakultas Kedokteran Umum Universitas Indonesia dan anak keduanya Karina masih duduk di bangku kelas III SMP.
(mar/)











































