Abdul Manan, salah seorang warga menyatakan, dia melintas dengan sepeda motor dari Jalan Sisingamangaraja kawasan Simpang Limun melewati Jalan Halat, masuk ke Jalan Juanda dan seterusnya menuju Jalan Brigjen Katamso. Dia merasakan abu cukup kuat.
βDari cahaya lampu sepeda motor kelihatan ada abu, selain itu topi dan baju juga berdebu,β kata Manan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi Beruntung, seorang warga lainnya menyatakan keadaan yang sama. Sepanjang jalan yang dilintasinya sudah dilanda abu yang kemungkinan besar merupakan abu vulkanik letusan Gunung Sinabung.
βAku lewat dari ring road Jalan Gagak Hitam, terus ke Titi Kuning kemudian ke Brigjen Katamso. Semua berdebu. Jaket bintik-bintik terkena abu,β kata Rudi.
Dikatakannya, abu itu sudah cukup mengganggu. Jarak pandang yang terbatas karena gelap malam, semakin terbatas karena adanya abu itu. Cahaya lampu tidak bisa jauh.
Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, berjarak sekitar 80 kilometer dari Medan, ibukota Sumut. Pada malam ini, gunung itu diketahui meletus tiga kali. Yakni pukul 21.26 WIB, kemudian pukul 21.38 WIB dan pukul 22.02 WIB. Tinggi kolom letusan tidak teramati karena tertutup kabut.
(rul/rmd)