Samad: Kalau Parpol Ingin Bersih, Harus Punya Kode Etik

Samad: Kalau Parpol Ingin Bersih, Harus Punya Kode Etik

- detikNews
Sabtu, 23 Nov 2013 12:38 WIB
Samad: Kalau Parpol Ingin Bersih, Harus Punya Kode Etik
Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad menyadari besarnya peran partai politik dalam pencegahan tindak pidana korupsi. Jika ingin bersih, partai politik harus punya kode etik partai atau code of conduct.

"Saya imbau kalau parpol ingin bersih dari praktik korupsi, maka suka tidak suka parpol harus berbenah, pertama yang sederhana seyogyanya parpol buat kode etik dan code of conduct," kata ketua KPK Abraham Samad.

Hal itu disampaikan saat memberi materi di hadapan pengurus Partai Golkar seluruh Indonesia di Rapimnas Partai Golkar, Hotel JS Luwansa, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Minggu (23/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Samad, hampir semua parpol yang akan bertanding dalam Pemilu 2014 tak ada yang punya kode etik. Kalau tidak punya, maka tak bisa munculkan kader yang bersih.

"Bayangkan tak ada kode etik dan code of conduct bisa saja parpol jadikan kadernya itu gubernur, padahal dia jadi gubernur pembunuh berdarah dingin," ujarnya.

Samad menuturkan gubernur berdarah dingin yang dimaksud adalah kepala daerah yang hidup kaya raya namun rakyatnya miskin karena perilaku korup sang gubernur.

"Gubernur kaya tapi rakyatnya miskin, padahal dia bisa lewat dia punya Lamborghini. Ini pembunuh berdarah dingin," ucapnya.

"Kalau punya kode etik dan code of conduct maka bisa hasilkan kader terbaik. KPK punya kode etik dan code of conduct yang begitu mapan," imbuh Samad.

(/mok)


Berita Terkait