Banyak tweeps yang bertanya-tanya mengapa Textor yang sempat membuat semakin ramai hubungan Indonesia dan Australia ini menutup akunnya. Dugaan-dugaan muncul, namun yang paling banyak karena Mark Textor tak tahan dibully.
Maklum saja, orang Indonesia pengguna twitter terbesar nomor dua di dunia, bayangkan saja kalau semuanya bergerak memberi mention atau pesan ke Textor. Dan tak hanya di Indonesia saja, pengguna twitter dari Australia juga banyak yang mengkritisi kicauan Textor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kicauan-kicauan dari Indonesia dan Australia juga terus mengalir soal Textor yang tutup akun. "The Mark Textor @markatextor account has been closed. Beware any fake accounts with similiar names," kicau @leroy_lynch.
Sebelumnya, setelah pernyataannya ramai diberitakan, Mark Textor pun menyampaikan permintaan maafnya lewat twitter. "Mohon maaf untuk seluruh teman-teman Indonesia saya -- frustrasi karena pemberitaan media -- Twitter memang bukan tempat untuk berdiplomasi," kicau Textor melalui akun Twitter-nya @markatextor, Kamis (21/11/2013).
(ndr/mad)











































