RIP Twitter Mark Textor Politisi Australia yang Ejek Menlu Marty

RIP Twitter Mark Textor Politisi Australia yang Ejek Menlu Marty

- detikNews
Jumat, 22 Nov 2013 16:47 WIB
RIP Twitter Mark Textor Politisi Australia yang Ejek Menlu Marty
Jakarta - Rest in peace (RIP) untuk akun twitter Mark Tektor politisi Australia yang juga penasihat PM Tony Abbott. Di media sosial twitter memang tengah ramai memperbincangkan tutupnya akun Textor yang sempat heboh karena mengata-ngatai Menlu Marty Natalegawa mirip bintang film porno, walau kemudian dia menghapus tweetnya dan meminta maaf.

Banyak tweeps yang bertanya-tanya mengapa Textor yang sempat membuat semakin ramai hubungan Indonesia dan Australia ini menutup akunnya. Dugaan-dugaan muncul, namun yang paling banyak karena Mark Textor tak tahan dibully.

Maklum saja, orang Indonesia pengguna twitter terbesar nomor dua di dunia, bayangkan saja kalau semuanya bergerak memberi mention atau pesan ke Textor. Dan tak hanya di Indonesia saja, pengguna twitter dari Australia juga banyak yang mengkritisi kicauan Textor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Textor diketahui menutup akunnya sejak Jumat (22/11/2013). Setelah Textor menghapus akunnya, kini akun @markatextor itu dimiliki orang lain dan akun itu baru saja dibuat. Tak ada gambar Textor di gambar akun itu. Pengikutnya pun baru di bawah 10. Padahal sebelumnya followers Textor mencapai ribuan dan foto wajahnya terpampang di akun twitternya.

Kicauan-kicauan dari Indonesia dan Australia juga terus mengalir soal Textor yang tutup akun. "The Mark Textor @markatextor account has been closed. Beware any fake accounts with similiar names," kicau @leroy_lynch.

Sebelumnya, setelah pernyataannya ramai diberitakan, Mark Textor pun menyampaikan permintaan maafnya lewat twitter. "Mohon maaf untuk seluruh teman-teman Indonesia saya -- frustrasi karena pemberitaan media -- Twitter memang bukan tempat untuk berdiplomasi," kicau Textor melalui akun Twitter-nya @markatextor, Kamis (21/11/2013).

(ndr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads