"Kami pada posisi tegas, menyerahkan sepenuhnya pada KPU, siap mental, fisik, menarik diri untuk tidak terlibat penyelenggaraan Pemilu 2014 demi tenteramnya dan hilangnya syak wasangka untuk mengakhiri polemik berkepanjangan," tegas Kepala Lemsaneg Mayjen TNI Dr H Djoko Setiadi, MSi.
Hal itu disampaikan Djoko saat acara coffee morning bersama pemimpin redaksi dan redaktur media nasional di kantor Lemsaneg, Jalan Harsono RM, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2013).
Polemik yang ada ini, imbuhnya, tidak baik karena bukan meragukan kemampuan pengamanan yang dimiliki Lemsaneg melainkan lebih pada keraguan netralitas Lemsaneg karena menjadi bagian lembaga eksekutif yang berpotensi tidak netral.
Namun sekali lagi, keterlibatan Lemsaneg itu tergantung sikap KPU, apakah KPU tetap ingin melibatkan Lemsaneg atau tidak.
Selama sejarah sejak didirikan, Djoko melanjutkan, Lemsaneg tidak pernah memihak pada kekuatan politik mana pun. "Alhamdulillah hingga detik ini (tidak pernah)," ujar Djoko.
(nwk/nrl)











































