Namun ada yang berbeda dengan lubang-lubang yang ada di sepanjang Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Tidak ada pengaman atau pun penanda yang menjelaskan lubang-lubang tersebut digali dalam proyek apa.
Pantauan detikcom, Jumat (22/11/2013), ada lima lubang di sepanjang Jalan Letjen Suprapto. Lubang-lubang tersebut terletak di trotoar jalan arah Pulogadung ke Senen. Arah sebaliknya tidak ditemukan lubang-lubang serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu lubang, di depan halte TransJ Cempaka Timur memiliki diameter 60 cm dan kedalaman sedada orang dewasa. Kondisi setiap lubang hampir sama, yakni banyak sampah plastik mulai dari botol air mineral hingga kresek dan kertas.
Seorang tukang ojek mangkal di sekitar halte TransJ Cempaka Timur mengatakan lubang-lubang tersebut sudah digali sejak tiga minggu lalu. Namun dia belum mengetahui lubang-lubang tersebut digali untuk proyek apa.
"Setelah digali, sampai sekarang belum diapa-apain lagi," ujar tukang ojek tersebut.
Dia juga pernah bertanya kepada salah seorang pengawas proyek galian tersebut. Namun dia tidak mendapat jawaban yang memuaskan.
"Dia cuma jawab lubangnya sama kaya yang di depan KPK," tuturnya.
Sementara itu tukang ojek lainnya menceritakan lubang di dekat Gedung BPS baru digali tiga hari yang lalu. Kondisinya yang berada di trotoar membahayakan para pejalan kaki yang melintas. Bahkan untuk mengamankan lubang tersebut, warga sekitar menutupnya dengan tanaman sebagai penanda.
(ega/nrl)











































