3 Momen Luthfi Ungkap Percintaan Rahasia dengan Darin

3 Momen Luthfi Ungkap Percintaan Rahasia dengan Darin

- detikNews
Jumat, 22 Nov 2013 13:05 WIB
3 Momen Luthfi Ungkap Percintaan Rahasia dengan Darin
Jakarta - Kisah cinta Luthfi Hasan Ishaaq dengan Darin Mumtazah akhirnya terungkap di meja hijau. Eks Presiden PKS itu mengakui akhirnya Darin bini ketiganya.

Luthfi dan Darin sebelumnya menyembunyikan pernikahannya dengan perempuan jebolan SMA itu. Darin bahkan menghilang bagai ditelan bumi setelah sang suami menyandang cap terdakwa kasus impor daging sapi tersebut.

Namun, percintaan Luthfi dan Darin terungkap di persidangan. Luthfi mengaku Darin merupakan istri ketiganya. Ia sebelumnya telah menikahi Sutiana Astika dan Lusi Tiarani Agustin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Luthfi juga akrab dengan sang mertua, Ziad. Keakraban mereka terlukis dari Luthfi yang meminjamkan ayah Darin mobil Mitsubishi Grandis untuk pulang ke kampung halamannya. Sejoli ini juga berbulan madu ke Kuala Lumpur, Malaysia dan difasilitasi oleh Ahmad Fathanah.

Berikut 3 momen Luthfi ungkap percintaan dengan Darin Mumtazah:

1. Darin Bini Muda

Luthfi Hasan Ishaaq akhirnya mengakui Darin Mumtazah adalah istri ketiganya. Pembicaraan mengenai Darin boleh dibilang luput dari persidangan selama ini.

Pengakuan ini disampaikan ketika jaksa KPK, Guntur Ferry Fathar menanyakan profil keluarga Luthfi. Ini ditanyakan saat jaksa hendak menanyakan pidana pencucian uang dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Mulanya jaksa KPK menanyakan istri pertama Luthfi bernama Sutiana Astika. "Ada istri lainnya?" tanya jaksa dalam sidang pemeriksaan terdakwa. "Lusi Tiarani Agustin yang kedua, yang ketiga namanya Darin Mumtazah," jawab Luthfi.

Sebelumnya Luthfi memang pernah mengakui Darin adalah istrinya. Pengakuan ini disampaikan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu.

Luthfi didakwa bersama-sama Ahmad Fathanah menerima uang dengan total Rp 1,3 miliar dari Dirut Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman. Duit ini adalah imbalan dari total keseluruhan Rp 40 miliar yang dijanjikan PT Indoguna untuk pengurusan surat persetujuan kuota impor daging sapi.

2. Pinjami Mertua Grandis

Luthfi Hasan Ishaaq membantah membeli mobil Mitsubishi Grandis untuk diberikan ke istri ketiganya, Darin Mumtazah. Dia mengaku hanya meminjamkan mobil yang dibeli dari temannya, Herma Yudi Irwanto.

"Saya serahkan pada Lebaran. Bapaknya (Darin) meminjam mobil, sesudah Lebaran dikembalikan. Jadi dipakai untuk Lebaran saja," tutur Luthfi Hasan diperiksa sebagai terdakwa, Kamis (21/11/2013) malam.

Dia menceritakan, mobil dibeli dari Herma Yudi karena kawannya itu mengeluh harga penjualan mobil yang murah. Saat itu Herma sudah membeli mobil Pajero sport untuk pulang kampung.

"Dia mengeluhkan mobil akan dijual murah Rp 150 juta, saya berusaha membantu menolong," jelasnya.


3. Ke Malaysia Diongkosi Fathanah

Luthfi Hasan Ishaaq pernah bepergian bersama Darin Mumtazah Ziad ke Kuala Lumpur, Malaysia. Mantan Presiden PKS ini mengakui bahwa tiket pesawat yang mereka tumpangi dibelikan Ahmad Fathanah.

Hal itu disampaikan Luthfi saat bersaksi untuk Fathanah di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (10/10/2013). "Iya (dibelikan). Pergi bersama keluarga," kata Luthfi.

Jaksa mengurai ada beberapa kali Luthfi bersama Dari ke Malaysia dan diongkosi oleh Fathanah. Terhadap pertanyaan ini, Lutfhi mengelak menjawabnya.

"Setelah selesai saya itung-itungan (dengan Fathanah)," papar terdakwa kasus dugaan pencucian uang dan suap impor daging sapi itu.

Berdasar data yang diperoleh detikcom, Darin Mumtazah yang lahir pada 29 Maret 1994, pergi ke Malaysia dengan pesawat Malaysia Airlines MH 712 pada 25 Desember 2012 pukul 08:09:25 GMT.

Di hari yang sama, dari data perlintasan Imigrasi juga tercantum nama Luthfi Hasan yang terbang dengan pesawat yang sama yang digunakan Darin. Keduanya terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Kemudian dari data kedatangan Imigrasi, Darin dan Luthfi juga satu pesawat saat terbang dari Malaysia ke Jakarta. Keduanya terbang dari Kuala Lumpur dengan pesawat MH 723 pada 27 Desember 2012.

Mantan presiden PKS yang lahir pada 1961 itu tiba di Bandara Cengkareng pukul 19:09:26 GMT. Data yang sama, di Imigrasi juga tercatat atas nama Darin Mumtazah.
Halaman 2 dari 4
(aan/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads