Soal Paspor, Hamid Tak Ingin Imigrasi Jadi Kambing Hitam

Soal Paspor, Hamid Tak Ingin Imigrasi Jadi Kambing Hitam

- detikNews
Senin, 22 Nov 2004 18:29 WIB
Jakarta - Menkum dan HAM Hamid Awaludin menegaskan pihaknya akan membenahi masalah pemberian parpor. Ia tidak ingin imigrasi dijadikan kambing hitam. Hal itu disampaikan Hamid dalam konpers usai rapat pengarahan kepala kantor imigrasi Se-Indonesia di Gedung Dirjen Imigrasi, Depkum dan HAM, Kuningan, Jakarta, Senin (22/11/2004). "Saya akan mempidanakan RT/RW yang memberi keterangan palsu tentang seseorang. Saya akan tuntut secara pidana. Saya tidak mau imigrasi dijadikan kambing hitam. Saya akan bertindak tegas. Saya tidak mengkhususkan RT/RW. Siapapun yang melakukan akan ditindak tegas," ujarnya. Hamid menjelaskan dirinya telah bertemu dengan wakil menlu Malaysia. Menurut wakil menlu Malaysia, banyak PRT asal Indonesia yang usianya di bawah 25 tahun. "Itu menyalahi aturan di Malaysia. Mereka menyalahkan imigrasi kita. Padahal, imigrasi tidak bisa disalahkan begitu saja. Saat ini saya, menaker dan mendagri akan membenahi data ini dari bawah. Saat ini untuk memberikan paspor kepada seseorang harus melalui interview langsung dengan yang bersangkutan," paparnya. Sementara, soal pengiriman narapidana ke Nusakambangan, kata Hamid, saat ini pihaknya terfokus pada koruptor. Artinya perkara pidana yang dihukum karena melakukan korupsi. "Insya Allah minggu ini akan ditarik dari Makassar. Kalau tidak salah namanya Ardi," tuturnya. Sedangkan untuk narapidana yang terlibat masalah perbankan, lanjut Hamid, akan ditindak sesuai kapasitasnya. "Sampai sekarang saya belum bisa kasih tahu nama-namanya. Kasih saya waktu untuk identifikasi," demikian Hamid. (rif/)


Berita Terkait