"Tentu akan dipertimbangkan. Dengan catatan memang lembaga surveinya kredibel," ujar Hasto di kantor PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2013).
Hasto mengatakan bahwa untuk menjadi tokoh yang diperhitungkan, tidak hanya memperhitungkan faktor popularitas. Sehingga pengukuran yang dilakukan partainya terhadap sosok yang dijadikan kandidat tidak hanya dari hasil survei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, Lembaga survei Indikator Politik Indonesia pimpinan Burhanudin Muhtadi mengadakan survei tentang capres paling potensial saat ini. Hasilnya, Gubernur DKI Jokowi yang paling dikenal dan disukai.
Jokowi adalah capres yang disukai oleh 93% orang yang mengenalnya, diikuti oleh Prabowo Subianto (77%), Jusuf Kalla (73%), Dahlan Iskan (72%), Wiranto (71%), Megawati Soekarnoputri (70%), Aburizal Bakrie (64%). Aburizal Bakrie menjadi sorotan karena hanya disukai 64% orang yang mengenalnya.
(/van)










































