Survei Indikator: Pencapresan Jokowi Dongkrak Suara PDIP

Survei Indikator: Pencapresan Jokowi Dongkrak Suara PDIP

Indah Mutiara Kami - detikNews
Kamis, 21 Nov 2013 15:17 WIB
Survei Indikator: Pencapresan Jokowi Dongkrak Suara PDIP
Jakarta -

Hasil survei yang dirilis lembaga survei Indikator Politik Indonesia pimpinan Burhanudin Muhtadi menunjukkan Jokowi bisa mendongkrak suara PDIP. PDIP bisa menang Pemilu jika mencapreskan Jokowi.

Survei ini dilakukan pada 10-20 Oktober 2013 di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Survei ini menggunakan 1200 responden dengan margin of error 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara tatap muka.

"Jika Jokowi dicalonkan, suara PDIP langsung melejit dua kali lipat, suara Golkar langsung turun," kata Burhanudin saat memaparkan hasil survei di Kantor Indikator Politik Indonesia, Jl Cikini V Nomor 15 A, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi PDIP yang di atas angin yakni meraih 37,8% jika mencapreskan Jokowi, bisa tumbang hanya sekitar 14,4% jika rakyat tahu Jokowi tak dicapreskan. "Jika jokowi tidak dicalonkan, Golkar langsung jadi pemenang Pemilu," katanya.

Berikut perbandingan suara PDIP dengan atau tanpa pencapresan Jokowi, sesuai hasil survei Indikator :

Jika Jokowi jadi capres PDIP:

1. PDIP: 37,8%
2. Golkar: 14,6%
3. Gerindra: 6,6%
4. Partai Demokrat: 5,4%
5. PPP: 3,6%
6. Hanura: 3,5%
7. PAN: 2,5%
8. PKB: 2,5%
9. NasDem: 1,4%
10. PKS: 0,6%
11. PBB: 0,3%
12. PKPI: 0%
Belum tahu: 21,1%

Jika PDIP tak mencapreskan Jokowi:
Β 
1. Golkar: 21,8%
2. PDIP: 14,4%
3. Gerindra: 11,1%
4. Partai Demokrat: 8,2%
5. Hanura: 6%
6. PKB: 5,8%
7. NasDem: 3,9%
8. PPP: 3,5%
9. PKS: 2,7%
10. PAN: 1,1%
11. PKPI: 0,7%
12. PBB: 0,3%
Belum Tahu: 20,5%

(van/trw)


Berita Terkait