Mega dan Surya Paloh 'Mesra' di Kandang Banteng, Sinyal Koalisi?

Mega dan Surya Paloh 'Mesra' di Kandang Banteng, Sinyal Koalisi?

- detikNews
Kamis, 21 Nov 2013 14:23 WIB
Mega dan Surya Paloh Mesra di Kandang Banteng, Sinyal Koalisi?
Foto: Sukma/detikcom
Jakarta - Ketum Partai NasDem Surya Paloh bertandang ke kandang banteng di Lenteng Agung Jakarta Selatan. Saat bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, keduanya tampak bersalaman hangat. Sinyal koalisi PDIP-NasDem di 2014?

Megawati datang terlebih dahulu di kantor PDIP di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada sekitar pukul 12.45 WIB, Kamis (21/11/2013). Setengah jam kemudian, sekjen Partai NasDem Rio Capella juga tiba di lokasi tersebut.

Baru pada sekitar pukul 13.30 WIB, Surya Paloh tiba dengan mengenakan baju kemeja putih lengan panjang dan dasi hitam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surya disambut oleh Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo. Surya, Rio Capella kemudian menunggu Megawati di ruang rapat dengan ditemani politisi Effendi Simbolon.

Mereka tampak mengobrol santai dengan nada canda. "Jadi target berapa persen ini Pak?" tanya Effendi kepada Rio.

Sambil tersenyum, Rio menjawab singkat, "Di bawah PDIP sedikit lah."

Effendi kemudian berkata kepada Surya, "Saya pernah dengar Bapak pernah berkata, sia-sia saya bikin partai kalau di bawah Golkar." Ucapan Effendi ini hanya disambut tawa oleh Surya Paloh.

"Lalu berapa persen Pak?" lanjut Effendi.

"Minimal 3,5 persen lah ya," jawab Surya yang diiringi dengan tawanya yang khas.

Selama hampir 15 menit ketiganya mengobrol, Megawati, Puan Maharani, dan Tjahjo Kumolo memasuki ruang rapat. Mereka kemudian saling sapa, berjabat tangan, dan berfoto dengan akrab.

Pertemuan pun dimulai pada sekitar pukul 13.45 WIB dan berlangsung secara tertutup.

Sebelumnya, Wasekjen PDIP Hasto Kristianto mengatakan bahwa pertemuan yang dilakukan secara tertutup tersebut merupakan silaturahim pimpinan ketua partai politik yang punya perhatian besar untuk mengawal Pemilu 2014 agar lebih demokratis dan Jurdil.

Pertemuan tersebut didorong oleh keprihatinan terhadap keterlibatan Lemsaneg yang bekerjasama dengan KPU. Juga masalah DPT yang menjadi perhatian khusus kedua parpol.

Acara tersebut juga akan membahas isu terkini, termasuk penyadapan Australia terhadap Presiden SBY, Ani Yudhoyono, dan para jajaran menterinya.

(/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads