"Ahli waris yang merasa lebih Golkar daripada Ketum sekarang (Ical) berpeluang untuk mengisi (pencapresan). Ada tiga kekuatan sejarah yang disebut Tri Karya. Yaitu dari Ketua Kosgoro ada Agung Laksono, Ketua MKGR Priyo Budi Santoso, dan dari SOKSI Ade Komarudin," kata Politisi Senior Golkar Zainal Bintang.
Ini diutarakan oleh politisi senior Golkar Zainal Bintang dalam diskusi bersama Ketua DPP Golkar Hajriyanto Tohari dan pengamat politik M Qodari, di Pressroom DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2013).
Andaikata elektabilitas Ical tidak naik-naik, maka ini bisa menyandera elektabilitas Golkar yang masih tinggi. Hal ini bisa menjadi 'musibah' karena Golkar menjadi tidak punya suara penuh untuk mencapreskan tokohnya.
Maka tiga tokoh Golkar di atas bisa menjadi pengganti Ical sebagai capres untuk menghindari 'musibah' itu.
"Agung menurut saya cukup seksi. Bahkan dia sudah menyatakan diri ingin menjadi Ketum Golkar," kata Zainal.
"Priyo, dia di survei cukup bagus. Kemudian dari Ketum SOKSI, Ade Komarudin juga bagus. Tapi masih lebih tinggi dan seksi Agung dan Priyo," tuturnya.
Para senior Golkar memang bermanuver menjelang Rapimnas Golkar. Pendiri Golkar Suhardiman bahkan secara terang-terangan meminta Ical tak nyapres karena bisa menghabiskan uang dan waktu saja.
(dnu/van)











































