Ini Penjelasan RS Husada tentang Pasien Siram Kopi Panas ke dr Fransiska

Ini Penjelasan RS Husada tentang Pasien Siram Kopi Panas ke dr Fransiska

Nur Khafifah - detikNews
Kamis, 21 Nov 2013 13:29 WIB
Jakarta - Kasus penyiraman kopi panas pihak pasien kepada dokter spesialis kandungan Fransiska Mochtar dari RS Husada sudah dilaporkan ke Polsek Sawah Besar. RS Husada memberikan penjelasan seperti berikut.

RS Husada, melalui humas Happy Herawati mengatakan penyiraman kopi dari pihak pasien kepada seorang dokternya pada Senin (18/11/2013) memang benar adanya. Pasien yang saat itu ditangani dr Fransiska adalah perempuan berusia 18 tahun. RS Husada menyebutkan pelaku penyiraman berinisial HH (50) adalah pasangan pasien.

"Dokter itu memang suka berkomunikasi. Mungkin saat itu dia (dr Fransiska) khawatir dengan kondisi pasangannya (pasangan HH-red). (Namun) Reaksinya (HH) agak berlebihan. Ya banyak psikologis faktornya, tapi itu di luar konteks," jelas Happy saat ditemui detikcom di kantornya, Jl Mangga Besar, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak RS akan mencari tahu rekam medis pasien rawat jalan itu, juga perihal pertanyaan Fransiska yang menyebabkan HH bereaksi berlebihan.

"Nanti hasilnya apa, kenapa dokter menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang menyinggung pasiennya, ya seperti itulah nanti analisanya," kata Happy.

Sesaat setelah disiram, dr Fransiska berinisiatif melaporkan kejadian ini bersama pihak pasien ke Polsek Sawah Besar. dr Fransiska juga sudah melakukan visum.

Hari ini, dr Fransiska memang ada jadwal praktik namun dia izin. "Nanti akan kami rilis kronologinya biar lebih jelas," tutur Happy.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai induk organisasi profesi kedokteran belum menerima laporan kasus tersebut. Pihaknya menunggu laporan pasien.

Berdasarkan laporan segera (lapga) di Polsek Sawah Besar, HH nekat menyiramkan kopi panas karena korban memeriksa pasien sambil BBM-an, berbicara kurang sopan dan menjawab setiap pertanyaan dengan kata 'tidak tahu'.

(nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini