Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharlie mengungkapkan pembicaraan tersebut ketika ditanya wartawan di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (21/11/2013). Wacana tentang pendidikan hingga budaya dan pariwisata menjadi hal yang diperbicangkan.
"Di bidang pendidikan, mereka ingin Bahasa Rusia diajarkan di SD, SMP, dan SMA. Karena di Rusia sudah ada yang menerbitkan Kamus Bahasa Indonesia," tutur Leimena.
Peningkatan kerjasama di bidang beasiswa pendidikan juga dibicarakan. Indonesia bisa menimba ilmu dari Rusia yang dikenal sudah lebih maju dari segi teknologi.
"Mereka juga memperhatikan isu ingkungan hidup. Isu global warming harus menjadi perhatian bersama," tuturnya.
Lalu, apakah isu penyadapan yang sedang mencuat akhir-akhir ini juga menjadi bahasan?
"Tidak dibicarakan," jawab Melani.
(dnu/van)











































