"Dokternya kewalahan. Tunggu sembuh baru diperiksa urinenya," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes AR Yoyol saat dihubungi, Rabu (20/11/2013).
Novi kemarin (19/11) dibawa ke RSKO setelah mengamuk ketika berada di Polsek Menteng dan Polres Jakpus. Novi ketika itu mengerjai sopir taksi yang membawa dirinya sepulang dari tempat hiburan malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini Novi masih belum bisa diajak berkomunikasi. Sehingga ia belum dapat memastikan apa tujuan Novi mengkonsumsi obat tidur tersebut.
"Mentalnya belum stabil. Dia belum bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Yoyol.
(kff/fdn)










































