NU Arab Saudi Calonkan Hilmi Muhammadiyah Jadi Sekjen PBNU

NU Arab Saudi Calonkan Hilmi Muhammadiyah Jadi Sekjen PBNU

- detikNews
Senin, 22 Nov 2004 14:55 WIB
Jeddah - Muktamar NU (Nahdlatul Ulama) ke-31 akan dilaksanakan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, 28 November – 2 Desember 2004. Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Arab Saudi sudah bersiap-siap menghadirinya. NU Arab Saudi akan mencalonkan Hilmi Muhammadiyah sebahai Sekjen PBNU periode mendatang. PCI-NU Arab Saudi beranggotakan lebih dari 50 ribu nahdliyin yang merupakan jumlah terbesar se Timur Tengah. Rencananya, NU Arab Saudi akan mengirimkan 13 delegasinya. Dari hasil rapat sebelumnya, NU Arab Saudi akan mencalonkan Hilmi Muhammadiyah sebagai calon sekjen PBNU. Hilmi saat ini masih tercatat sebagai wasekjen PBNU. Ir. H. Ahmad Fuad Abdul Wahab, Ketua Tanfidziah PCI NU Arab Saudi menyatakan, pencalonan Hilmi Muhammadiyah sebagai Sekjen PBNU telah tercantum dalam draft naskah usulan muktamar dari PCI-NU Arab Saudi untuk diserahkan kepada Panitia Muktamar ke-31 di Solo. “Selama ini Pak Hilmi satu-satunya kandidat yang dapat diharapkan untuk ikut merapikan keorganisasian NU saat ini. Beliau mempunyai loyalitas dan dedikasi tinggi yang tak perlu diragukan lagi keabsahannya, sesuai karirnya dari tingkat paling bawah sampai ke jenjang paling puncak,” kata dia saat ditemui Senin (22/11/2004). Saat ditanya, siapa calon yang direkomendasikan untuk memimpin NU periode mendatang, Ahmad Fuad masih mencalonkan Hasyim Muzadi. "Masih sepantasnya KH. Hasyim Muzadi menjadi Ketua Umum PBNU dengan syarat Hilmi Muhammadiyah mendampingi sebagai Sekjen PBNU,” tegas dia. Kandidat lain yang diharapkan bisa mengurus NU ke depan, adalah Prof. DR. Ir. Rohmin Dahuri. Rohmin dinilai layak menjadi Ketua PBNU karena mempunyai kapabilitas di bidang pertanian dan kelautan agar dapat menunjang pengingkatan SDM dan pengembangan teknologi warga nahdliyin. Di antara pengurus PCI-NU Arab Saudi yang akan menghadiri Muktamar NU ke-31 adalah, Ir. Ahmad Fuad Abdul Wahab, Ketua PCI-NU Arab Saudi, Roisuddin Bakri, S.Ag, KH. H. Ahmad Jumhuri, Ir. Ahmad Dimyati, Imron Mas’udi dan Nur Halim.Selain itu, akan hadir juga di muktamar itu, Syekh Muhammad Ismail. Dia adalah seorang Ulama Panutan di wilayah Hijaz yang akan datang sebagai undangan kehormatan muktamar dan diminta oleh panitia untuk menyampaikan pandangannya di salah satu sidang bahtsul masail. (asy/)


Berita Terkait