Logistik untuk pengungsi korban Haiyan didatangkan dengan menggunakan berbagai pesawat mulai dari pesawat kargo hingga pesawat militer dari berbagai negara.
Pantauan detikcom di bandara militer Kota Cebu dan Bandara Daniel Z Romualdez di Kota Tacloban, Selasa (19/11/2013) tampak berbagai pesawat militer dari berbagai negara seperti Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Korea, Swedia, China, New Zealand, Inggris dan Jepang untuk membantu penyaluran bantuan ke sejumlah titik bencana.
Sementara ratusan personel militer dari berbagai negara terlihat sibuk melakukan bongkar muat logistik bantuan.
Lambatnya bantuan disebabkan distribusi logistik terkendala kondisi geografis Filipina yang terdiri dari ribuan pulau. Sejumlah wilayah bahkan belum memiliki landasan pesawat terbang, sehingga bantuan logistik hanya dapat didistribusikan melalui jalur laut atau helikopter.
Sementara militer Filipina hanya memiliki dua pesawat Hercules untuk operasional pendistribusian bantuan logistik.
(hab/rmd)











































