"Sepengetahuan saya di KPK nggak ada orang korupsi. Penggelapan ada tahun lalu. Paling sangat private seperti pacaran dan itu ditindak. Saya ingat betul, tahun lalu ketika saya masuk dan saya sempat memutuskan itu, ada pegawai KPK yang melakukan perbuatan yang tidak sebagaimana mestinya, pacaran," jelas Samad di usai diskusi di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (19/11/2013).
Menurut dia, pacara itu dilakukan oleh mereka yang sudah mempunyai suami dan istri. Bagian pengawasan KPK yang mendapat laporan langsung bertindak dan melakukan penyelidikan. Oknum yang diketahui berselingkuh itu sudah dipecat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, KPK tegas terhadap setiap pelanggaran. Walau yang bersangkutan protes, pengawas internal sudah memiliki bukti.
"Walaupun dia protes, saya ini suka sama suka. Tetapi tidak boleh, karena di KPK tidak boleh terjadi asmara di atas perkawinan," tutupnya.
(kff/ndr)











































