Adhyaksa: Hambalang Cuma Cocok untuk Bangunan 2 Lantai

Adhyaksa: Hambalang Cuma Cocok untuk Bangunan 2 Lantai

Ferdinan - detikNews
Selasa, 19 Nov 2013 14:04 WIB
Adhyaksa: Hambalang Cuma Cocok untuk Bangunan 2 Lantai
Jakarta - Mantan Menpora Adhyaksa Dault membeberkan awal mula pembanguna sarana olahraga di Hambalang, Bogor. Dalam konsep awal, tanah seluas 35 hektar direncanakan dibangun pusat pendidikan pelatihan olahraga pelajar.

Adhyaksa menjelaskan, aset tanah di Hambalang merupakan milik Ditjen Olahraga Kemenpora yang diserahterimakan pada 18 Oktober 2005. Ditjen Olahraga berencana memindahkan sekolah olahraga di Ragunan ke Hambalang.

"Kita survei dulu, tahun 2005 dibikin kajian. Karena tanah itu ekspansif, lempung jadi maksimal bangunan 2 lantai ke atas 2 lantai ke bawah," ujar Adhyaksa bersaksi untuk mantan Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Kemenpora Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun rencana pembangunan proyek terkendala lantaran belum ada sertifikat tanah. "Akhirnya saya bilang stop," ujarnya.

Kemenpora kemudian mengurus sertifikat tanah ke badan pertanahan nasional (BPN) pada tahun 2007. Tapi sertifikat belum juga keluar dengan alasan masih dalam proses.

Tak ingin proyek sarana pelatihan untuk 22 cabang olahraga terhenti. Adhyaksa mengajukan anggaran Rp 125 miliar ke DPR pada tahun 2009. Tapi anggaran itu dibintangi yang berarti belum dapat dicairkan. "Dibintangi itu tidak bisa dicairkan kalau sertifikat belum jadi tahun 2009," imbuhnya.

Selepas purna tugas, Adhyaksa tidak mengetahui kelanjutan proyek yang belakangan anggarannya membengkak jadi Rp 2,5 triliun. "Saya kaget berubah jadi multiyears menjadi sekian triliun" kata dia.

(fdn/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini