Nasabah Bank di Samarinda Diserang Perampok, Uang Rp 1 Miliar Raib

Nasabah Bank di Samarinda Diserang Perampok, Uang Rp 1 Miliar Raib

Robert - detikNews
Senin, 18 Nov 2013 22:58 WIB
Nasabah Bank di Samarinda Diserang Perampok, Uang Rp 1 Miliar Raib
Foto: Ilustrasi
Samarinda -

Kawanan perampok di Samarinda, Kalimantan Timur, menggondol uang nasabah senilai Rp 1 miliar siang tadi. Sebelum merampas uang korban, perampok menganiaya korban dengan parang sehingga luka serius dan kini dirawat di RS H Darjad Samarinda.

Keterangan dihimpun detikcom, peristiwa perampokan berdarah itu terjadi sekitar pukul 11.00 WITA tadi. Sebelumnya korban bernama Purnomo Tri Cahyono (39), mengambil uang di sebuah bank swasta di kawasan Jl Jenderal A Yani dan diduga kuat diikuti oleh kawanan rampok berjumlah 4 orang dengan menggunakan 2 sepeda motor.

Setibanya di depan kantornya di kawasan jalan poros Samarinda-Bontang, korban turun dari mobil dan dihampiri pelaku yang bermaksud ingin merampas 2 tas ransel berisi uang. Meski bersikukuh mempertahankan tasnya, akhirnya korban tidak berdaya setelah kawanan perampok menganiayanya dengan menggunakan parang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian itu benar. Korban mengalami luka timpas pada lengan kiri dan kanannya setelah dianiaya pelaku," kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, saat dikonfirmasi detikcom, Senin (18/11/2013) malam.

Wisnu menerangkan, usai membuat korban tidak berdaya, pelaku berhasil membawa tas korban yang diketahui berisi uang yang berjumlah tidak sedikit. Di tengah luka serius yang dialaminya, akhirnya korban dilarikan ke RS H Darjad Samarinda.

"Kerugian Rp 1 miliar dan pelakunya ada 4 orang dengan menggunakan 2 sepeda motor. Korban dirawat di rumah sakit," ujar Wisnu.

Tiga orang saksi yang juga warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, sambung Wisnu, telah dimintai keterangannya oleh penyidik. Tim Reskrim gabungan dari Polsekta Samarinda Utara dan Polresta Samarinda masih berada di lapangan, berupaya mengejar para pelaku.

"Pelakunya masih kita kejar mas," tutup Wisnu.

(rvk/rvk)


Berita Terkait