Komisi III DPR Akan Kunjungi SMP 56 Melawai

Komisi III DPR Akan Kunjungi SMP 56 Melawai

- detikNews
Senin, 22 Nov 2004 12:05 WIB
Jakarta - Komisi III DPR akan melakukan kunjungan ke SMP 56 Melawai, siang ini. Direncanakan, Gubernur DKI Sutiyoso juga akan dipanggil menghadap komisi III DPR.Hal ini dikatakan Ketua Komisi III Teras Narang dalam pertemuan dengan Komite SMP 56 di Gedung DPR/MPR, Jl Gatot Soebroto Jakarta, Senin (22/11/2004) menangapi permintaan kuasa hukum SMP 56 Melawai, Lambok Gultom."Kami mengharapkan wakil rakyat di DPR ikut datang ke lokasi dan memberikan dukungan moril, serta melihat kondisi SMP 56 sekarang. Hari ini saja mereka sudah diusir oleh trantib ketika akan memulai upacara," tutur Lambok.Menanggapi pernyataan tersebut, lima orang anggota Komisi III DPR akan melakukan kunjungan ke SMP 56 Melawai. "Kita akan mempercayakan lima orang untuk mendampingi Komite SMP 56. Mungkin yang bisa kami tunjuk antara lain Nursyahbani dari F-KB, Muzammil dari F-PKS, dan tiga orang lagi akan dibicarakan kemudian," ujar Teras.Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi III Taufiqurrahman Saleh menyatakan Komisi III akan segera memanggil Sutiyoso. "Informasi ini akan menjadi masukan bagi komisi III, kami akan mengagendakan untuk memanggil Gubernur Sutiyoso, juga menanyakan pada Kejaksaan Agung maupun KPK dalam raker komisi III dengan mereka. Termasuk adanya dugaan KKN dalam kasus SMP 56, juga pengosongan SMP 56 yang diberitakan menggunakan APBD," jelas Taufiq.Lebih lanjut lagi, Lambok meminta Komisi III DPR menindaklanjuti pengosongan SMP 56 Melawai oleh Pemprov DKI, padahal belum ada putusan final dari pengadilan. "Perkara SMP 56 sedang dalam proses kasasi di Mahkamah Agung, jadi belum ada putusan pengosongan. Pengosongan (17/11) kemarin dilakukan aparat bukan dari perintah pengadilan, jadi kami minta Komisi III untuk menindaklanjuti hal ini. Apalagi Gubernur Sutiyoso pernah menyatakan akan menunggu putusan final perkara SMP 56 sebelum melakukan pengosongan, ternyata ini diingkari," demikian Lambok. (dit/)


Berita Terkait