"Mana ada (menjegal)? Pak Prabowo tidak masalah kok kalau Jokowi yang jadi Presiden. Orang di DKI saja kan Pak Prabowo yang dukung Jokowi buat jadi Gubernur," ucap Ketua DPP Gerindra Desmon J Mahesa di DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2013).
Namun demikian ia tidak membantah adanya perjanjian antara Mega dan Prabowo pada tahun 2009. Sementara itu pihak PDIP menantang Gerindra menunjukan perjanjian tertulis tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi yang sama Anggota Wanbin Gerindra menyatakan bahwa tidak ada tujuan menjegal Jokowi dalam bergulirnya isu perjanjian Mega dan Prabowo. Gerindra justru berupaya menjalin hubungan dengan PDIP.
"Apa pentingnya membuka (perjanjian) itu? Yang terpenting adalah membangun pengertian dengan PDIP dan Gerindra untuk membangun negeri ini," ujar Anggota Wanbin Gerindra, Martin Hutabarat saat diwawancarai terpisah.
(bag/van)











































