Pilot Pesawat Garuda Meninggal, Bandara Supadio Sempat Diblokir

Pilot Pesawat Garuda Meninggal, Bandara Supadio Sempat Diblokir

- detikNews
Senin, 22 Nov 2004 11:06 WIB
Jakarta - Seorang pilot Garuda pingsan dan meninggal setelah membawa kembali pesawat yang dikemudikannya ke bandara Supadio, Pontianak. Akibat meninggalnya pilot itu, bandara Supadio sempat diblokir. Namun, pukul 10.20 WIB, aktivitas bandara mulai normal. Pilot Garuda yang nahas itu bernama Capt. Sri Hardono itu sebelumnya mengemudikan GA 501 jurusan Pontianak-Jakarta. Jadwal take off pesawat itu pukul 08.36 WIB dari bandara supadio. Namun, setelah sepuluh menit terbang, pilot Sri Hardono memutar kembali pesawatnya dan kembali ke bandara Supadio. Setelah sampai di bandara, Sri pingsan dan tidak lama kemudian meninggal dunia. Staf Bandara Supadio Abdul Muin membenarkan kejadian itu. Namun, Abdul Muin belum memiliki data yang banyak. "Bandara memang sempat diblokir. Tapi, setengah jam lalu, sudah normal kembali," kata Muin saat dihubungi detikcom pukul 10.50 WIB. Selama diblokir, semua pesawat tidak bisa masuk dan keluar dari Bandara Supadio. Akibat peristiwa ini, para penumpang GA 501 itu masih tertahan di Bandara Supadio. Pihak Garuda sedang berupaya mencari pilot pengganti. Sementara itu Presiden Asosiasi Pilot Garuda Capt Ari Safari juga membenarkan tentang kejadian yang dialami oleh Capt Sri Hardono. Namun, Ari juga tidak memiliki data valid. "Saya memang mendapatkan informasi itu. Cuma saya belum dapat informasi detilnya, karena saya sekarang juga terbang. Saya ada di Bali," kata dia saat dihubungi detikcom. Jenazah Sri Hardono sekarang berada di RS Antonius, Pontianak. Belum diketahui secara jelas penyebab meninggalnya Sri Hardono. Namun, ada informasi, sebelum terbang, Sri sudah mengaku sakit. (asy/)


Berita Terkait