Diduga Curi Cincin Emas, Pemijat Tunanetra Nyaris Dihakimi Massa

Diduga Curi Cincin Emas, Pemijat Tunanetra Nyaris Dihakimi Massa

Firman Ibrahim - detikNews
Senin, 18 Nov 2013 14:34 WIB
Foto: Firman Ibrahim/detikcom
Bone - Diduga nekat mencuri cincin emas pelanggannya, seorang pemijat tunanetra nyaris dihakimi warga. Beruntung polisi segera mengamankannya.

Tas jinjing pelaku, Muslimin, digeledah warga di lobi penginapan milik korban, Jalan dr Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Bone, Sulawesi Selatan, Senin (18/11/2013). Di dalam tas tersebut ditemukan cincin korban.

Kejadian berawal saat Muslimin ditelepon Rosalim untuk diminta memijat, Minggu (17/11) malam. Selama dipijat, Rosalim tertidur pulas. Tanpa sadar, Muslimin sudah meninggalkannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat bangun, Rosalim yang merupakan Kepala Dinas Pendidikan Bone ini kaget karena cincin yang disimpannya di laci raib. Ia memanggil Muslimin kembali. Ketika di-'interogasi', Muslimin terus mengelak. Tapi ia tak bisa apa-apa saat warga menemukan cincin di tasnya.

"Saya tidak sadar mengambilnya, karena waktu itu pak Rosalim tertidur pulas dan suasananya sunyi. Saya khilaf pak," aku Muslimin saat digiring ke Mapolres Bone untuk menghindari amuk massa.

(trw/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini