"Saat Papi melihat bingkisan-bingkisan, ia turun lagi dari pesawat dan minta bingkisan-bingkisan itu diturunkan. Papi tidak mau terbang sebelum barang-barang tersebut disingkirkan dari pesawat," jelas Didit, putra Hoegeng menceritakan perilaku ayahnya.
Apa yang disampaikan Didit itu ditilis dalam buku Suhartono 'Hoegeng: Polisi dan Menteri Teladan' terbitan PT Kompas Media Nusantara yang dikutip detikcom, Senin (18/11/2013). Hoegeng menolak gratifikasi dari hal yang kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hoegeng juga selalu bepergian dengan pesawat kepolisian kala ke daerah. Dia tak mau memakai pesawat komersil karena khawatir membebani anggaran negara.
"Papi itu selalu menggunakan pesawat milik kepolisian sendiri meskipun kondisinya kurang baik," terang Didit.
(fdn/ndr)










































