"Lagi didalami," kata Ketua KPK Abraham Samad usai peluncuran buku 'Hoegeng' di Pondok Indah Mal, Jaksel, Minggu (17/11/2013).
Samad belum bersedia membeberkan lebih jauh materi yang sedang didalami tersebut. Termasuk kemungkinan ada unsur korupsi di dalamnya. Kasus yang diduga melibatkan Atut masih dalam penyelidikan sehingga belum bisa dikonsumsi publik.
Sebelumnya, dalam catatan Pusat Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), Atut sering belanja barang mewah saat ke luar negeri. Orang nomor satu di Banten ini belanja mulai dari Tokyo hingga Singapura. Semua dengan kartu kredit.
"Ada tas Hermes yang harganya sampai Rp 500 juta," bisik penegak hukum.
Pembayaran kartu kredit itu kabarnya juga tak lewat kantong Atut. Ada perusahaan-perusahaan yang membayar tagihan-tagihan itu.
Dikonfirmasi soal ini, Atut tak membenarkan atau membantah. "Jadi begini, kalau kerja kan mesti berpakaian. Masak telanjang," kata Atut enteng.
Ketika ditanya soal harganya yang mahal, Atut mengaku hanya menyesuaikan. "Ya sekali-sekali boleh dong," kata politisi Golkar ini.
(spt/mad)











































