Pantauan di lokasi, duel empat orang antar pengemudi Metromini itu terjadi di perempatan Buncit, Jalan Warung Buncit Raya, Jaksel, Minggu (16/11/2013) sekitar pukul 16.00 WIB. Entah masalah apa yang memicu perkelahian sesama pengemudi Metromini itu, namun baku hantam itu menyita perhatian pengendara yang melintas.
Semula, perkelahian hanya berlangsung tangan kosong dan saling pukul. Namun salahseorang dari mereka yang berbaju kuning mengangkat batu seukuran sekitar 30 cm di pinggir jalan dan memukulkan ke lawannya. Tak terima, lawan bersweater biru membawa batu juga.
Tampak salah seorang dari kepala mereka berdarah. Sementara duel satunya tak kalah emosi, salah seorang dari mereka bahkan mengeluarkan celurit berukuran kecil berbentuk bulan sabit. Dengan emosi ia mengacung-acungkan celurit kecil itu.
Beruntung warga berhasil melerai aksi jalanan para pengemudi Metromini itu. Baku hantam itu berlangsung sekitar 5 menit. Penumpang Metromini sendiri sudah turun lebih dulu begitu mengetahui sang kenek terlibat perkelahian.
Metromini paling depan akhirnya pergi melanjutkan perjalanan menuju arah Pasar Minggu. Sementara Metromini berposter salahseorang caleg memilih berputar balik menuju arah Mampang. Tampak kepala sang kenek masih berdarah.
"Mungkin kejar setoran," kata salahseorang saksi di lokasi.
(bal/gah)











































