"Kalau Anda tidak mau diperbaiki Anda akan jadi bajingan, dia harus dididik. Saya kan cuma bilang itu bisa jadi bajingan kalau tidak dididik karena sudah bajak bus. Kalau kenakalan 1-2 orang berantem masih wajar. Ini kan rombongan mau pukul orang membajak bus. Itu sudah ada bibit bajingan namanya," kata Ahok di balai kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (15/11/2013).
Ahok menyatakan kesetujuannya atas sanksi yang diberikan sekolah. Namun siswa-siswa itu tetap harus bersekolah di tempat yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ahok juga, sekolah juga punya peraturan, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan. Tapi tidak setiap anak mau memakai haknya. Karena ada hak anak lain yang tidak dipenuhi.
"Coba bayangkan, di sekolah ada anak yang nakal tapi tidak dihukum, Anda protes nggak sebagai orang tua kepada saya? Di situlah gunanya pemeirintah dan sekolah itu ada aturan. Kalau itu namanya membiarkan anak baik-anak akan terhanggu. Semua akan merasa kalau berantem mukul orang dan bajak bus itu tidak salah. Ya semua orang jadi nakal dong," urainya.
(mnb/ndr)










































