MK Minta Tambah Personel Pengamanan Agar Kericuhan Sidang Tak Terulang

MK Minta Tambah Personel Pengamanan Agar Kericuhan Sidang Tak Terulang

Prins David Saut - detikNews
Jumat, 15 Nov 2013 11:55 WIB
MK Minta Tambah Personel Pengamanan Agar Kericuhan Sidang Tak Terulang
Hamdan Zoelva (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) meminta penambahan jumlah personel polisi untuk pengamanan Gedung MK. Hal ini buntut kericuhan sidang sengketa pilkada Maluku Rabu (14/11) kemarin.

"Sebenarnya setiap sidang putusan itu ditambah aparat keamanannya. Berbeda dengan hari-hari biasa. Itu ke depan saya minta pada Kapolri untuk ditambah lagi aparat keamanan itu," ujar Ketua MK Hamdan Zoelva di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2013).

Pantauan sejak pagi tadi tampak sekitar 50 anggota Brimob Polri bersiaga di sekitar gedung MK. Selain itu petugas kepolisian juga masih bersiaga baik di dalam gedung maupun di luar gedung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi keamanan internal kita perketat, kemudian aparat keamanan kita perkuat," ujar Hamdan.

Sementara itu, menjawab pertanyaan wartawan terkait jumlah personil keamanan saat ricuh kalah jauh dengan para pelaku, Hamdan menjawab ada tiga titik pengamanan yang tengah dilakukan polisi. Sehingga keamanan di dalam kurang begitu optimal.

"Aparat keamanan itu pecah konsentrasinya karena ada tiga demo. Demo buruh depan istana, demo depan MK, dan pengamanan di lingkungan MK. Jadi agak terpecah," ujar Hamdan.

(vid/asp)


Berita Terkait