Pemudik Pakai Sepeda Motor, Travel Semarang Sepi Order

Pemudik Pakai Sepeda Motor, Travel Semarang Sepi Order

- detikNews
Sabtu, 20 Nov 2004 20:27 WIB
Semarang - Lebaran biasanya terkait dengan rejeki. Tapi hal itu tak berlaku bagi pengusaha travel Semarang. Order perjalanan mereka turun drastis karena banyak pemudik yang memakai sepeda motor untuk menuju kampung halaman dan kembali ke kota.Salah satu pekerja travel Agung P yang ditemui di tempat kerjanya, Kawasan Bubakan Semarang, Sabtu (20/11/2004), mengatakan pada lebaran tahun ini penumpang travel turun drastis. Hal itu terasa sejak seminggu menjelangLebaran. "Penurunannya mencapai 50 persen," ujarnya pendek.Pada tahun lalu, sebagian besar armada terpakai. Armada-armada itu mengangkut penumpang ke daerah Madiun, Cilacap, Wonosobo, dan Purwokerto. Setiap kali pemberangkatan, mobil selalu penuh."Tapi kali ini lain. Menjelang dan sesudah lebaran, tak banyak orang yang mengorder travel. Mungkin sekarang mereka lebih senang memakai sepda motor,"duga Agung.Kepala Cabang Rahayu Travel Semarang Mulyadi juga menyatakan hal senada. Ditempatnya bekerja, jumlah penumpang yang menggunakan jasa travel turun hingga 30 persen. Dulu, pihaknya yang menyediakan jasa angkutan ke Yogyakarta, Magelang, Purwokerto, dan Cilacap itu memberangkatkan mobil tiap 1 jam menjadi 30 menit sekali.Tidak hanya itu, kata Mulyadi, tahun lalu seminggu sebelum lebaran tiket sudah habis terjual. Tahun ini tiketnya agak tersendat. Tidak banyak pemesan tiket menuju daerah asal atau menuju tempat bekerjanya. "Jurusan ke Jakarta tidak seramai dulu," ungkapnya.Sebagaimana Agung, Mulyadi juga menduga kondisi itu tidak terlepas murahnya kredit motor. Selain itu, jasa angkutan lain seperti kereta api atau pun pesawat lebih diminati karena tarifnya yang lumayan bersaing. Terutama bagi kelas menengah.Turunnya order tak membuat pengelola travel menurunkan tarif. Sebagian besar dari mereka tetap menaikkan tarif hingga 25 persen. Selama lebaran, tariftravel non-AC jurusan Semarang-Yogyakarta, misalnya, naik dari 22 ribu menjadi Rp 27,5 ribu rupiah per orang. Mobil berfasilitas AC ke Yogyakarta, tarifnya naik dari 25 ribu menjadi 32 ribu rupiah per orang.Sementara itu, tarif Semarang-Purwokerto dipatok 55 ribu rupiah per orang,semarang-Jakarta 150 ribu rupiah, dan Semarang-Surabaya 80 ribu rupiah. Khusus tarif antarprovinsi, sejumlah agen menyediakan fasilitas travel ber-AC, lengkap dengan snack atau makan malam. Tapi tentu saja, dengan tarif tertentu.Berdasarkan pantauan, pusat travel di kawasan Bubakan Semarang terlihat sepi. Tak ada kesibukan layaknya pusat mudik dan balik musim lebaran. Mobil-mobil tampak terparkir rapi. Sejumlah sopir juga tampak duduk-duduk. Sebagian dari mereka mengisi waktu luangnya dengan bermain karambol. (djo/)


Berita Terkait