Korban Kecelakaan Jagorawi Minta Bebas Biaya Rawat Jalan

Korban Kecelakaan Jagorawi Minta Bebas Biaya Rawat Jalan

- detikNews
Kamis, 18 Nov 2004 20:18 WIB
Jakarta - Sampai saat ini 8 korban kecelakaan maut di Tol Jagorawi masih dirawat di RS UKI Cawang, Jakarta Timur. Mereka berharap pemerintah tidak hanya menjamin biaya rawat inap saja."Sebab setelah ini kami pasti butuh biaya rawat jalan. Apa lagi selama sakit nanti saya tidak bisa kerja," kata Ilyas, sopir angkot, ketika ditemui di Bangsal G RS UKI Cawang, Jakarta Timur, Kamis (18/11/2004).Ilyas sendiri mengalami luka patah tulang pada bagian kakinya. Menurut Ilyas, selama belum sembuh otomatis dia tidak bisa bekerja. "Mau dapat uang dari mana buat bayar ongkos berobat jalan nanti," ujar Ilyas.Ilyas yang sudah 10 tahun berprofesi sebagai sopir angkot ini mengungkapkan, mobilnya ditabrak dari belakang. Ilyas mengaku, saat kejadian mobilnya memang sudah berhenti."Posisi kita sudah pas. Tahu-tahu dari belakang ada pick up yang menabrak. Saat itu mobil kami hanya terguncang sedikit, tapi kemudian pick up ditabrak oleh bus, itulah yang menyebabkan guncangan sangat keras," tutur Ilyas.Selain Ilyas, korban lain yang masih dirawat adalah Agus Supianda (38), Ondo Sukmana (48), Dodi (22), Dendi (25), Diky (6), Cholilah (20) dan Nurdin (40). Dua korban terakhir masih belum sadarkan diri di ruang ICU. (djo/)


Berita Terkait