Tedjowulan Gelar Open House di Luar Kraton Surakarta
Kamis, 18 Nov 2004 14:07 WIB
Solo - Paku Buwono (PB) XIII Tedjowulan menggelar pisowanan kerabat dan open house bagi warga umum dalam rangka halal bi halal di luar Kraton Surakarta. Sejumlah kerabat dan abdidalem yang semula mendukung Hangabehi maupun yang menyatakan netral juga terlihat datang.Acara pisowanan dan open house PB XII Tedjowulan yang digelar di kediaman Mooryati Soedibyo di Kampung Badran, Jalan Muwardi Solo, berlangsung semarak pada Kamis (18/11/2004) pagi hingga siang.Acara berlangsung santai. Tedjowulan dan para tamu mengenakan pakaian batik, sedangkan tamu perempuan mengenakan kebaya nasional, demikian juga dengan istri PB XIII Tedjowulan. Biasanya, pisowanan seperti itu dilakukan di kraton dengan mengenakan pakaian adat Jawa. Pihak PB XIII Hangabehi yang berada di kraton, hingga saat ini belum menggelar acara serupa.Pisowanan bagi kerabat dan abdidalem digelar sejak pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB. Para kerabat yang sejak awal mendukung Tedjowulan hadir dalam acara itu, seperti Wakil Ketua MPR Mooryati Soedibyo dan sejumlah kerabat dari Jakarta, Solo dan kota-kota lainnya. Hadir pula GPH Puspo Hadikusumo dan GPH Suryowicaksono, dua putra almarhum PB XII yang dalam konflik suksesi sama sekali 'menghilang' dan tidak bersedia turut campur.Yang cukup menarik adalah kedatangan para pendukung Hangabehi. Tampak hadir KPH Suryobroto yang oleh kubu Hangabehi didudukan sebagai anggota penasihat raja. Tampak pula puluhan abdidalem yang semula mendukung Hangabehi.Acara lebih meriah ketika open house dibuka. Ratusan orang datang mengalir ke pendopo rumah Mooryati yang tidak seberapa luas. Untuk mengatasi kesumpekan, para warga yang sudah bersalaman dengan Tedjowulan dan istrinya segera keluar pendopo dan tidak sedikit yang langsung pulang. Acara itu cukup merepotkan pengaturan di Jalan Muwardi yang merupakan jalur padat di Solo.
(sss/)











































