Seorang sopir pribadi keluarga Imam yang bernama Zainal (35) bercerita bahwa sebelum kecelakaan, Imam berkumpul bersama teman-temannya di rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dari rumah tersebut, Imam berangkat ke luar rumah dengan mengendarai motor gede Harley Davidson milik ayahnya, Yusuf. Imam berboncengan dengan Oki Raditya.
Sedangkan seorang teman Imam lainnya mengendarai motor BRP milik Imam.
"Pas kejadian tumben dia pakai motor Harley, nggak biasa dia (Imam). Katanya kecepatannya lumayan. Tumben dikeluarin dua-duanya (Harley Davidson dan BRP). Satunya (BRP) dipakai temannya," ujar Zainal di sela-sela acara tahlilan di rumah keluarga Yusuf, Vila Gading Indah Blok N 24, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (13/11/2013).
Zainal mengatakan bahwa motor BRP tersebut masih baru. Motor gede beroda tiga yang harganya sekitar Rp 400 juta itu dibelikan oleh ayahnya sebulan yang lalu.
"Motor BRP baru 1 bulan dibeliin. Tadinya bapak mau beli satu lagi buat kakaknya, tapi nggak tahu deh ada kejadian ini jadi dibeliin atau nggak," kata Zainal.
Imam Rusydi tewas seketika setelah Harley Davidson yang ditungganginya lepas kendali. Dia dan Oki yang membonceng di belakangnya terhempas setelah motor Imam menghantam trotoar di Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.
Belum diketahui apa penyebab Imam tidak bisa mengendailikan motornya. Kondisi jalan pada pukul 03.00 WIB sepi dan kering.
(/ega)











































