"(Yang harus menyelesaikan sengketa) Swasta. Kalau ada masalah kan dia (swasta). Yang memalsukan surat sudah dipenjara setahun. Jadi (Pemprov DKI) nggak ingin terlalu banyak campur tangan," ujar Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2013).
Ahok mengatakan bahwa pihaknya sedang meminta kejelasan tentang lahan yang sudah bebas. Rencananya, lahan yang sudah bebas akan segera dibangun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taman BMW merupakan sumbangan 6 perusahaan pengembang yang dikoordinasikan Agung Podomoro kepada Pemprov DKI.
Ahok meminta setiap pihakyang terkait untuk menyamakan persepsi. Misalnya, Ahok memberi contoh jika seseorang memiliki rumah dan akan membuat sertifikat dan berkirim surat ke BPN. Namun di saat bersamaan ada pihak lain yang mengklaim bahwa rumah tersebut merupakan warisan leluhurnya.
Menurutnya jika memang merasa yakin memiliki tanah tersebut, lebih baik menuntut ke ranah hukum. Dan jika kalah, seharusnya bersedia menyerahkan tanah tersebut.
Ahok mengatakan bahwa BPN hingga saat ini belum menyerahkan lahan ini karena masih diduduki oleh warga.
"Jadi lahan belum bersih. Sewain kontainer-kontainer segala macem. Ini siapa. Ini hrus pergi dulu baru BPN baru anggap bersih. Kami juga nggak bisa ngusir kan, belum punya kami lahannya," kata Ahok.
"Ini harusnya kalau kita merasa dirugikan, kita lapor polisi dan jaksa, orang ini menyewakan lahan tanpa izin tanpa SIUP," imbuhnya
Rencana pembangunan stadion di taman yang total memiliki luasmya 66,6 hektare itu akan menelan biaya hingga Rp 1,5 triliun.
(/ega)










































