Buntut Jagorawi, Presiden Minta Protap Lalin Dievaluasi

Buntut Jagorawi, Presiden Minta Protap Lalin Dievaluasi

- detikNews
Rabu, 17 Nov 2004 18:06 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minta prosedur tetap (protap) lalu lintas kepresidenan dievaluasi, terkait kecelakaan di Tol Jagorawi yang menewaskan 6 orang, sekitar 10 menit sebelum rombongan Presiden lewat."Presiden menginstruksikan melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan kepresidenan, terutama menyangkut prosedur tetap lalu lintas agar hal-hal seperti ini tidak terulang kembali."Hal itu disampaikan Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng usai mengikuti rapat konsultasi pemerintah dengan DPR di Istana Negara jalan Veteran Jakarta Pusat, Rabu (17/11/2004).Tabrakan beruntun yang melibatkan 7 kendaraan terjadi di Tol Jagorawi sekitar pukul 07.50 WIB. Akibatnya 5 orang tewas dan 10 orang luka. Insiden ini terjadi sekitar 10 menit sebelum rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melewati lokasi kejadian. Sesuai prosedur tetap, kendaraan yang berada di lintasan yang akan dilalui Presiden dihentikan sementara. Namun kemudian terjadi tabrakan beruntun.Sebelumnya Andi menuturkan, dalam protap, sebelum iring-iringan Presiden lewat, 15 menit sebelumnya dilakukan pengamanan. Semua jalan-jalan yang akan dilewati atau yang akan dituju segera ditutup."Tampaknya polisi telah melakukan tindakan sesuai dengan protap. Namun terjadi human error, sehingga sewaktu kendaraan sudah dihentikan karena Presiden mau lewat, ada bus yang menabrak kendaraan yang sudah berhenti. Jadi protap sudah benar. Petugasnya sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Tapi tampaknya ada human error. Inilah yang terjadi," kata Andi, seraya membantah kecelakaan terjadi karena ada penyetopan mendadak dari petugas Patwal.Kalau memang human error, lalu kenapa Presiden minta protap lalu lintas yang dievaluasi? (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads