Pemprov DKI: Pengosongan SMPN 56 Sudah Rencana Jauh Hari

Pemprov DKI: Pengosongan SMPN 56 Sudah Rencana Jauh Hari

- detikNews
Rabu, 17 Nov 2004 13:01 WIB
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan pengosongan bangunan SMPN 56 sudah ada kesepakatannya dan direncanakan jauh hari."Jauh-jauh hari sejak April 2004 kami dari Pemda sudah memberitahu pihak sekolah maupun orang tua murid dan mengirim surat akan ada pengosongan," kata Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemprov DKI Rohana Manggala di SMPN 56 Melawai Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2004)."Karena mereka masih ada yang bertahan di sini, kami akhirnya menunggu hasil pengadilan dan ternyata menang. Ini yang menjadi dasar. Kemudian kami mencari waktu yang tepat supaya tidak ada korban sama sekali," urainya.Untuk itu, lanjut dia, Pemprov DKI dan Komnas Perlindungan Anak menyepakati pembongkaran dilakukan setelah Lebaran. Sedangkan ke pihak sekolah dilayangkan lagi surat akan adanya pembongkaran sewaktu-waktu."Tadi saat akan dilakukan pembongkaran, hanya ada 9 orang di sekolah yang akhirnya keluar dengan damai. Selain itu kami tidak menerima reaksi keras dari siapapun," jelas Rohana.Mengenai nasib murid dan guru di SMPN 56 Melawai, tutur dia, pada 22 November 2004 nanti, murid-murid yang masih bertahan akan ikut bridging school di SMPN 56 Jeruk Purut. Kemudian setelah satu bulan dipindahkan ke sekolah pilihan mereka sesuai prosedur dan dibiayai Pemda selama 3 tahun, juga diberikan biaya buku selain biaya sekolah."Untuk guru, yang resmi bertahan hanya satu orang yaitu Ibu Nurlela dan dia sedang diproses di Polda Metro Jaya. Kita masih menungu hasil akhirnya karena sekarang prosesnya sedang dihentikan lantaran dia sakit," demikian Rohana. (sss/)


Berita Terkait