Mulai Berdenyut, Jakarta Relatif Masih Sepi
Rabu, 17 Nov 2004 08:42 WIB
Jakarta - Suasana Lebaran masih kental terasa. Namun sesuai kalender, hari ini Rabu (17/11/2004) sudah tanggalan hitam, bukan merah lagi. Jakarta pun mulai berdenyut, tapi relatif masih sangat sepi.Ruas-ruas jalan sekitar Jakarta tampak lengang dan nyaris kosong melompong. Tidak ada antrean kendaraan. Lalu lintas pun lancar."Wah, Jakarta benar-benar nikmat kalau seperti ini. Biasanya saya dua jam sampai ke kantor. Hari ini cuma setengah jam. Kecepatan mobil bisa dipacu hingga 100 km per jam," kata Chrisman warga Tangerang yang berkantor di kawasan jalan Gatot Soebroto.Beberapa perkantoran swasta, pertokoan, bengkel dan rumah makan terlihat sudah mulai buka. Tapi masih sangat sedikit. Sedangkan perkantoran pemerintah masih tidak ada 'kehidupan' karena masih dalam rangka cuti bersama."Kami cuma libur tanggalan merah. Begitu tanggalan hitam, ya kerja lagi. Lumayan kan masih banyak warung yang belum buka. Hitung-hitung, rezeki mereka pindah ke sini," ujar Sekar saat meladeni seorang pembeli di sebuah warteg kawasan Kelapa Dua.Media cetak pun tidak ketinggalan ikut berdenyut. Beberapa harian ibukota kembali memanjakan para pelanggannya dengan sejumlah informasi. Di bawah siraman hangatnya sinar mentari yang bersinar cerah, para pedagang asongan mulai menjajakan koran di lampu merah.
(sss/)











































