Berbekal Baskom, Blender dan Belerang, Mambo Cs Rakit Bom Kedubes Myanmar

Berbekal Baskom, Blender dan Belerang, Mambo Cs Rakit Bom Kedubes Myanmar

Ferdinan - detikNews
Rabu, 13 Nov 2013 13:37 WIB
Berbekal Baskom, Blender dan Belerang, Mambo Cs Rakit Bom Kedubes Myanmar
Ovie (kiri tertunduk), Sefa Riano (kanan menatap kamera).
Jakarta - Achmad Taufiq alias Ovie, Sefa Riano alias Mambo dan Sigit geram dengan perlakuan pemerintah Myanmar terhadap muslim Rohingya. Ketiganya pun bermufakat melakukan peledakan bom rakitan di Kedubes Myanmar.

Rencana ini disinggung dalam pertemuan di awal tahun 2013. Berniat untuk bersilaturahim, ketiganya malah panjang lebar membahas nasib muslim Rohingya. Di kontrakan Sigit, mereka pun berlatih merakit bom.

"(Berlatih) Cara membuat mesiu," kata Ovie yang bersaksi untuk terdakwa Sefa Riano di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ovie, di kontrakan Sigit sudah tersedia alat pelatihan perakitan bom. "Baskom, blender, belerang," sebutnya.

Pada 28 April 2013, ketiganya kembali bertemu untuk mematangkan rencana peledakan bom di Kedubes Myanmar. Mereka kemudian merakit bom pipa di kontrakan Mambo di Jalan Bangka, Jaksel pada 1 Mei 2013. "Bikin bubuknya," ujar Ovie.

Menurut Ovie, peledakan direncanakan pada 3 Mei 2013 berbarengan dengan aksi solidaritas muslim Rohingya di Kedubes Myanmar. "Mau ada aksi solidaritas. Berhubung ini aksi damai, kita onarkan," tutur Ovie menirukan perkataan Sigit dalam perencanaan bom.

Pematangan rencana pengeboman seharusnya dilakukan pada pertemuan 2 Mei 2013 di Bundaran Hotel Indonesia.

Namun belum sempat bertemu, Ovie dan Mambo ditangkap tim Densus 88/Antiteror pada sekitar pukul 21.00 WIB hari itu juga di Jalan Sudirman. Ovie saat ditangkap membawa 5 bom pipa rakitan di tasnya.

(fdn/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads