Selain di Lion Air, peristiwa penumpang merokok di dalam kabin pesawat juga sempat terjadi di berbagai maskapai penerbangan di dunia. Bahkan akibat ulah penumpang nakal tersebut, pendaratan pesawat harus dialihkan.
Penumpang yang merokok tersebut harus diikat di pesawat atau bahkan harus melibatkan pesawat jet tempur karena dikira hendak melakukan kejahatan di atas pesawat.
Berikut beberapa insiden penumpang merokok di kabin pesawat yang dikumpulkan detikcom, Rabu (13/11/2013):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pesawat Qantas Mengalihkan Pendaratan
|
|
Cooke juga melakukan penyerangan terhadap petugas kabin yang memergokinya pada saat itu. Peristiwa ini terjadi kurang lebih selama 30 menit penerbangan. Ketika itu Cooke yang sedang mabuk terlihat meminum vodka dari botol yang ia bawa ke dalam pesawat.
Karena peristiwa itulah, pesawat yang seharusnya terbang dari Sydney menuju Jepang ini harus menelan kerugian sekitar AUD 120.000 (Rp 1,3 miliar). Pilot yang melakukan penerbangan QF21 menuju Tokyo menjelaskan pada pengadilan bahwa dirinya harus membuang 60.000 liter bahan bakar sebelum akhirnya mendarat darurat di Cairns International Airport.
Meski sudah ditahan, pria berumur 34 tahun ini malah meludahi mata petugas kabin tersebut. Karena alasan itulah, Qantas harus mengalihkan pendaratan untuk menurunkannya. Cooke dihadapi dengan empat tuduhan, yaitu menyalakan rokok di pesawat, melakukan tindakan penyerangan, kekerasan, dan berperilaku yang mengancam keselamatan penumpang lain yang berada di dalam pesawat tersebut.
2. Satu Keluarga Merokok di Kabin Pesawat
|
|
Awak kabin yang mengetahui kejadian itu, kaget. Mereka memperingatkan penumpang nekat tersebut. Adu argumen terjadi. Suasana di dalam pesawat pun ribut.
Pilot segera mengambil tindakan. Ia mendaratkan pesawat di lokasi terdekat, yakni Pulau Bermuda. Kemudian dia mengontak kepolisian setempat. Tiga orang yang tak disebutkan kewarganegaraannya itu ditangkap.
"Mereka ayah, ibu, dan anak. Yang tua berusia 50 tahunan. Anaknya berusia sekitar 22 tahun atau lebih," kata Inspektur Paul Simons kepadda CBC News sebagaimana dikutip detikcom, Rabu (13/11/2013).
3. AS Kerahkan 2 Jet Tempur
|
|
Karena omongannya itu, petugas keamanan yang berada di dalam pesawat menahan laki-laki tersebut. Namun militer AS telah mengerahkan 2 jet tempur untuk mengawal pesawat tersebut hingga sampai di tempat tujuan.
Tidak disebutkan identitas perokok tersebut. Namun akibat ulahnya itu menimbulkan ketakutan akan terjadinya ledakan saat merokok di toilet.
4. Dilarang Merokok, Pria Malaysia Mengamuk
|
|
Insiden itu terjadi saat alarm toilet berbunyi dan pramugari mendapati seorang pria tengah merokok. Karena ditegur untuk tidak merokok, pelaku kemudian marah dan berteriak-teriak.
Sejumlah awak kabin mencoba melumpuhkannya dengan mengikat kedua tangan penumpang tersebut. Namun meski telah diikat, penumpang itu masih berteriak-teriak dan menendang dinding pesawat selama penerbangan berlangsung. Setelah mendarat pria itu lalu diamankan oleh pihak keamanan Singapura.
5. Perempuan ini Ditahan Karena Merokok
|
|
Seorang pramugari yang melihat perempuan itu merokok, langsung menghampiri dan meminta mematikan rokoknya. Bukannya rokoknya dimatikan, penumpang tersebut malah menantang pramugari untuk memanggil semua kru pesawat untuk mendatanginya.
Perempuan itu lalu ditahan setelah pesawat mendarat di tujuan.
6. Penumpang Lion Air Diperiksa Polisi Karena Merokok
|
|
Polisi lalu memeriksa pria itu atas tindakannya yang membahayakan keselamatan penerbangan.
"Saya dapat laporan yang bersangkutan sudah di-BAP oleh polisi. Tunggu saja hasilnya," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bhakti kepada detikcom, Rabu (13/11/2013).
Herry menegaskan, penumpang dilarang merokok di pesawat. "Tidak boleh (merokok), penumpangnya melanggar aturan," kata Herry.
Herry mendukung pemeriksaan polisi yang dilakukan pada pria yang merokok di dalam pesawat tersebut. Sebab peraturan dilarang merokok sudah diumumkan.
Halaman 2 dari 7










































