Perencana Bom Kedubes Myanmar Mengaku Pernah Ikut NII Banyumas

Perencana Bom Kedubes Myanmar Mengaku Pernah Ikut NII Banyumas

Ferdinan - detikNews
Rabu, 13 Nov 2013 11:52 WIB
Perencana Bom Kedubes Myanmar Mengaku Pernah Ikut NII Banyumas
Ovie (kiri tertunduk), Sefa Riano (kanan menatap kamera).
Jakarta - Terdakwa kasus rencana peledakan bom di Kedubes Myanmar, Achmad Taufiq alias Ovie mengaku pernah bergabung dengan organisasi Negara Islam Indonesia (NII). Namun Ovie hanya 5 hari bergabung dengan NII di Banyumas.

"Ikut sebentar Negara Islam Indonesia, 5 hari," kata Ovie yang dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa rencana pemboman Kedubes Myanmar, Sefa Riano di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2013).

Ovie mengaku diajak masuk NII oleh Syaiful. Sesuai dengan namanya, organisasi ini kata Ovie bertujuan untuk mendirikan negara Islam di Indonesia. "Kira-kira seperti itu," sebutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertanyaan ini ditanyakan jaksa penuntut umum Heru Anggoro. Namun jaksa tidak menanyakan detil seputar hal ini. Ovie hanya menyebut dirinya bergabung dengan NII Banyumas.

Tim Densus 88/Antiteror menangkap Sefa Riano dan Achmad Taufiq alias Ovie pada tanggal 2 Mei 2013 di Jalan Sudirman. Dari keduanya, polisi menemukan rangkaian kabel dan 5 bom pipa rakitan.

Sefa dan Ovie berencana meledakan kantor Kedutaan Besar Myanmar. Setelah keduanya tertangkap polisi menangkap Muhammad Syaiful Sabani alias Ipul alias Sayyev pada 9 Agustus 2013 di Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Syaiful diduga terlibat dalam pelatihan membuat bom yang dilatih Sefa Riano.

(fdn/rmd)


Berita Terkait